Pernikahan Kristen adalah pernikahan monogami, meskipun banyak tokoh-tokoh Alkitab melakukan pernikahan poligami. Sebut saja Abraham, Yakub, Daud, apalagi Salomo yang memiliki 1.000 wanita disekelilingnya, bayangkan!
Dalam 1 Raja-raja 11:3, " Ia mempunyai 700 isteri dari kaum bangsawan dan 300 gundik; istri-istrinya itu menarik hatinya dari pada Tuhan."
Jadi, kalau ada seorang da'i kondang yang hanya mempunyai 2 orang isteri, kita tak perlu heran. Sudah dari sononya. Tetapi akibat berpoligami itu dampaknya bukan main tidak nyamannya.
Abraham yang disebut "sahabat Allah" saja mengalami peristiwa pahit karena antara Sarah dan Hagar saling bersaing dan akhirnya Hagar terusir bersama anaknya. Akibatnya luka batin ibu dan anak itu berdmpak sampai sekarang. Akibat kekurangpercayaan Abraham kepada Allah-lah yang menyebabkan ia mau disodori daun muda oleh Sarah, isterinya. Meskipun Sarah sendiri yang rela bahkan mencari madu bagi suaminya, akhirnya menjadi bumerang. Poligami menjadikan keluarga Abraham tidak harmonis. Saling marah, saling menghina, saling mendengki, dan klimaksnya Hagar terusir, Ismail kehilangan kasih ayahnya. Tragis.
Bagaimana dengan Yakub? Hasil tipu menipu antara menantu (Yakub) dan mertuanya (Laban) ini menimbulkan keluarga Yakub diwarnai dengan panas api cemburu antara kedua istrinya, Lea & Rachel. Mereka berlomba-lomba memproduksi anak, untuk merebut hati sang suami, Yakub. Meskipun Lea memberi anak cukup banyak dari rahimnya, tetap saja Yakub lebih mencintai Rachel yang tadinya nyaris mandul. Rachel yang kemudian melahirkan Yusuf, akhirnya meninggal ketika melahirkan Benyamin anak keduanya dan merupakan anak bungsu baginya. Sebelumnya, kedua istri Yakub yang merupakan saudara kandung ini, sempat memberikan para budaknya untuk ditiduri Yakub. Maksudnya adalah melalui budak-budak mereka bisa lagi menambah jumlah anak atas nama kedua majikannya itu. Maklum pada zaman itu anak merupakan kekayaan dan kehormatan bagi sebuah keluarga. Bagaimana dengan Yakub sendiri, berbahagiakah ia meskipun sudah berpoligami, beranak 12, kaya harta benda? Simaklah pengakuannya, antara lain di dalam Kejadian 47:9 yang berkata : "Tahun-tahun hidupku itu sedikit saja dan buruk adanya..."
Bagaimana dengan Salomo? Bisakah anda membayangkan seorang pria diantara seribu wanita? Betapa mata keranjangnya dia kan? Playboy nomor wahid. Padahal dia adalah orang yang paling bijaksana pada zamannya. Amsal dikarangnya dengan indah, Kidung Agung merupakan karya sastra asmara yang paling dikagumi dan Pengkotbah adalah hikmat yang sering menjadi inspirasi bagi orang yang sedang mencari hikmat Allah. Dan semua itu lahir dari tangan Salomo. Tetapi bagaimana akhirnya kisah raja yang tidak ada artinya. Kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia (Pengkotbah 1:2). Depresikah Salomo? Bukan tidak mungkin. Apalagi ketika akhir hidupnya dia meninggalkan Tuhan yang menjadi sumber kebijaksanaannya. Dia mati ditangan Tuhan Allahnya. Masuk surgakah dia? Wallahu allam bisawab. Hanya Tuhanlah yang mengetahui.
Jadi, terpujilah Tuhan Yesus, Dia benar-benar Allah yang hidup. Karena Dia tahu umatNya akan menjadi porak-poranda rumah tangganya kalau berpoligami tidak dilarang. Karena itu ajaran Kristen melarang keras poligami. Meskipun istri rela atau mengijinkan seperi halnya Sarah. Tetapi saya percaya, monogami adalah pilihan Allah sejak awal diciptakanNya manusia pertama. Adam dan Hawa. Satu laki-laki untuk satu perempuan. Ini karya Allah yang sempurna, jangan dirusakan dengan berbagai alasan manusia. Karena itu banyak orang berpaling dari iman Kristennya karena tak mau menerima peraturan Allah, ingin berpoligami. Bagi seorang istri yang "normal", poligami adalah hidup bersama madunya. Madu yang ini, seribu lebih pahit dari empedu. Siapa mau meminumnya? Pasti bukan Anda.
(Sri Rastiti)







Comments
Poligami tdk bertentangan Alkitab, apakah monogami lebih baik dari poligami? ya, saya setuju monogami lebih baik dari poligami, tapi tidak menikah lebih baik lagi daripada monogami krn terhindar dari kesusahan badani Ikor 7:28,38
Tetapi, kalau mau jujur, Alkitab abstain tentang poligami. Tidak melarang, juga tidak menentang. Bahkan sama sekali tidak ada ayat yang menentang maupun mendukung poligami.
tetapi, Alkitab banyak memberi contoh akibat buruk berpoligami, mulai dari Abraham, Yakub, Daud, Salomo, dll.
Jadi pendapat yang mengatakan bahwa Kristen melarang keras berpoligami itu sangat keliru.
Ada juga yang berargumen bahwa karena pada mulanya Allah menciptakan satu laki-laki dan satu perempuan, berarti Allah menentang poligami. Apakah ada hubungannya? Tidak, ini adalah kesimpulan yang tidak berdasar.
Jadi, mengapa saya menentang poligami? Karena menurut pandangan saya poligami lebih banyak buruknya daripada baiknya. itu saja.
RSS feed for comments to this post