
Mungkin karena kulit buahnya seperti sisik naga, maka buah itu dinamai buah naga.Bentuknya memang agak unik, bila dibandingkan dengan buah lain, semisal sawo atau apel. Selain kulit buahnya yang unik, warnanya juga cukup menarik, merah muda. Sayangnya rasa buah naga itu sendiri nyaris tidak menarik. Meskipun daging buahnya berwana putih, merah, ungu, dan berbintik hitam, rasanya hampir hambar, kalaupun ada rasa manis, itupun hanya samar. Kalau di Jakarta, buah ini selain bisa ditemukan di pasar buah, juga selalu tersedia di penjual sop buah.
Tetapi buah naga yang bernama asli hylocereus polyrhizus yang berasal dari Amerika Tengah, ini memiliki berbagai khasiat dan merupakan sumber anti oksidan dan mencegah radikal bebas pemicu kanker. Buah yang tumbuh di daerah beriklim topis, sub tropis dan kering ini juga berkhasiat menetralkan racun dan berbagai logam berat yang masuk dalam tubuh manusia.
Sebagaimana buah-buahan yang biasanya mengandung vitamin C, maka kandungannya pada buah naga cukup tinggi. Karena itu bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, dapat menyembuhkan luka, dan memar. Kandungan B1 dan B2 nya sangat bagus untuk memulihkan orang yang memiliki metabolisme tubuh yang lemah dan nafsu makan yang berantakan. Orang yang berkadar kolesterol jahat dan yang berdarah tinggi, sering membuat kepala puyeng dan sewot, alias marah-marah tidak ketulungan, vitamin B3 yang dikandung buah naga bisa membantu menurunkannya.
Read more... Add new comment
Manfaat teh hijau sungguh beragam mulai dari menurunkan berat badan hingga mencegah flu. Penelitian terbaru menunjukkan minum 2 cangkir teh hijau setiap hari mampu menjauhi risiko orang terkena flu hingga 70 persen.Peneliti Jepang, Hiroshi Yamada, MD, Ph.D. menemukan dua zat utama dalam teh hijau yang mampu menjaga tubuh dari ancaman flu yakni catechin dan theanine. Keduanya adalah antioksidan yang sangat berguna untuk melawan penyakit.
Peneliti meminta partisipan untuk minum pil yang mengandung 378 mg catechin (setara dengan 2 cangkir teh hijau) dan 210 mg theanine (setara dengan 4 cangkir) selama 5 bulan setiap hari. Tetapi hasilnya hanya 4 persen saja bisa menjauhi risiko jauh dari flu.
Tapi hal yang berbeda terjadi ketika partisipan diminta minum langsung 2 cangkir teh hijau setiap hari. Hasilnya partisipan bisa menjauhi risiko terkena flu hingga 70 persen.
"Catechins mampu mengikat virus influenza. Sedangkan i diyakini mampu meningkatkan imunitas," kata Dr. Yamada seperti dilansir dari MensHealth.com, Senin (7/3/2011).

"Daun ubi jalar nan murah itu ternyata pengganti insulin bagi penderita diabetes"
Bagi para pekebun, daun ubi jalar hampir tak ada harganya. Mereka hanya menjual umbi Ipomoea batatas ketika panen. Namun, bagi penderita diabetes mellitus daun ubi jalar justru sangat berharga. Daun tanaman itu mampu menurunkan kadar gula darah. Itulah hasil riset Wahyu Widyaningsih, Apt. M.Si, beserta mahasiswanya, dari Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Pankreas memproduksi hormone insulin untuk mengatur metabolisme karbohidrat, menyerap glukosa darah, lalu menyimpannya sebagai glikogen di hati dan otot sebagai sumber energi. Namun, pada penderita diabetes mellitus terjadi penurunan sekresi insulin, penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya.

Setiap orang hidup pasti mengalami stres. Tetapi, stres itu tidak selalu berarti sakit. Pada taraf tertentu stres justru membantu mengembangkan kepribadian.
Naomi Sutikno, M.Pd, Psi, mengatakan, “Stres adalah satu tekanan yang dialami oleh seseorang dan sifatnya bisa positif, disebut eustress bila jadi pendorong semangat atau bisa negatif yang disebut distress jika kondisi tersebut menghambat atau dianggap merugikan”.
Naomi memberi contoh eustress, bila seorang anak yang ingin sekolah desain tetapi orang tuanya bersikeras harus masuk sekolah kedokteran. Kalau anak itu melihat tekanan orang tuanya sebagai eustress ia akan menunjukkan pada orang tuanya bahwa ia mampu. Tetapi bila ia menghayati tekanan itu sebagai sebuah keadaan yang buruk maka akan terus menyesal, kenapa ia menuruti kemauan orang tuanya dan tidak mengikuti kata hatinya, maka dia akan terjerumus dalam pola pikir negatif sehingga bukan tidak mungkin muncul masalah baru yang menimbulkan keluhan fisik.
Naomi Sutikno, M.Pd, Psi, mengatakan, “Stres adalah satu tekanan yang dialami oleh seseorang dan sifatnya bisa positif, disebut eustress bila jadi pendorong semangat atau bisa negatif yang disebut distress jika kondisi tersebut menghambat atau dianggap merugikan”.
Naomi memberi contoh eustress, bila seorang anak yang ingin sekolah desain tetapi orang tuanya bersikeras harus masuk sekolah kedokteran. Kalau anak itu melihat tekanan orang tuanya sebagai eustress ia akan menunjukkan pada orang tuanya bahwa ia mampu. Tetapi bila ia menghayati tekanan itu sebagai sebuah keadaan yang buruk maka akan terus menyesal, kenapa ia menuruti kemauan orang tuanya dan tidak mengikuti kata hatinya, maka dia akan terjerumus dalam pola pikir negatif sehingga bukan tidak mungkin muncul masalah baru yang menimbulkan keluhan fisik.
Judul tulisan ini adalah sepenggal kalimat dari syair lagu legendaris Bengawan Solo, ciptaan almahum Gesang. Sang Maestro begitu terpesona melihat air sungai Bengawan Solo yang mengalir dengan tenang, memberikan kehidupan kepada manusia, binatang, dan pepohonan.
Air merupakan benda cair di dunia yang paling dibutuhkan semua mahluk, termasuk manusia. Minum air putih setiap hari dengan takaran yang cukup, bukan saja menghilangkan haus, tapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Tetapi benarkah minum air harus menunggu haus lebih dulu? Ternyata tidak. Para ahli kesehatan menyatakan, kebutuhan tubuh terhadap air, merupakan kebutuhan terbesar. Sehari minum air dua liter harus diusahakan agar sehat, baik haus maupun tidak. Mengapa? Karena setiap hari manusia mengeluarkan cairan, berupa air seni, keringat, maupun uap. Di ruangan berpenyejuk udara sekalipun, tampaknya memang tidak berkeringat, tetapi sesungguhnya cairan keluar melalui rongga kulit. Karena itu tak heran, kalau terlalu sering berada didalam ruangan ber AC, kulit jadi terasa kering. Jadi meskipun berada diruangan berudara dingin, dan tidak merasa haus, asupan cairan tetap diperlukan. Rasa haus tidak menjamin dan bukan ukuran dehidrasi bagi seseorang.
Air merupakan benda cair di dunia yang paling dibutuhkan semua mahluk, termasuk manusia. Minum air putih setiap hari dengan takaran yang cukup, bukan saja menghilangkan haus, tapi juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Tetapi benarkah minum air harus menunggu haus lebih dulu? Ternyata tidak. Para ahli kesehatan menyatakan, kebutuhan tubuh terhadap air, merupakan kebutuhan terbesar. Sehari minum air dua liter harus diusahakan agar sehat, baik haus maupun tidak. Mengapa? Karena setiap hari manusia mengeluarkan cairan, berupa air seni, keringat, maupun uap. Di ruangan berpenyejuk udara sekalipun, tampaknya memang tidak berkeringat, tetapi sesungguhnya cairan keluar melalui rongga kulit. Karena itu tak heran, kalau terlalu sering berada didalam ruangan ber AC, kulit jadi terasa kering. Jadi meskipun berada diruangan berudara dingin, dan tidak merasa haus, asupan cairan tetap diperlukan. Rasa haus tidak menjamin dan bukan ukuran dehidrasi bagi seseorang.
More Articles...
Page 1 of 4




