Anda pasti sering menikmati lezatnya nasi goreng, sedapnya cap cay, atau renyahnya kacang bawang. Nah, salah satu sumber penyedap makanan tersebut adalah bawang putih. Masakan Cina, sangat sering menyertakan bawang putih sebagai bumbu utamanya. Sementara itu untuk masakan Indonesia, bawang putih nyaris tak pernah ketinggalan meskipun mungkin pemakaiannya tidak dominan seperti pada masakan Cina.

Sudah banyak diketahui selain untuk bumbu masakan, bawang putih juga sering digunakan untuk obat dan menjaga kesehatan. Seberapa besar sebenarnya bawang putih bermanfaat untuk hal itu ?
Meskipun terlalu berlebihan, di Cina dikenal pepatah : “Jika usia sudah mencapai 50 tahun, kemudian memakan bawang putih selama 50 hari, maka usia akan bertambah 50 tahun lagi.” Anda boleh tertawa, atau bergumam “Ah, masak “. Mungkin berangkat dari pepatah inilah , maka masakan Cina menggunakan bawang putih sebagai bumbu yang dominan.
Tetapi yang jelas, salah seorang ilmuwan dan peneliti dari Jepang, Dr.Saito menemukan dalam percobaannya terhadap tikus yang diberi makan bawang putih umurnya bisa lebih panjang dari pada yang tidak. Selain itu bawang putih bagi manusia lanjut usia, bermanfaat untuk memperkuat daya ingat dan meningkatkan sistim kekebalan tubuh. Dari penelitian di berbagai negara, manfaat bawang putih, antara lain untuk melawan infeksi, menghindarkan kanker lambung dan usus besar bagi manusia lanjut usia. Bagi orang yang teratur mengkonsumsi bawang putih juga banyak yang mengalami kecenderungan penggumpalan darah pada pembuluh darah berkurang.
Bagaimana manfaat bawang putih dengan peningkatan kolesterol jahat/LDL ? Ternyata bawang putih juga punya “power “ yang cukup ampuh. Penelitian yang pernah dilakukan oleh Bordia dan dimuat di Americal Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa bawang putih mampu menurunkan kolesterol sampai 14 persen, sementara itu kolesterol baik/HDL sebesar 40 persen, apabila orang mengkonsumsinya selama 6 bulan satu hari setengah sampai satu siung bawang putih.
Masih ada manfaat lain bawang putih, tetapi manfaat tersebut diatas, cukuplah untuk kita ketahui. Tetapi meskipun banyak manfaat bawang putih bagi kesembuhan dan kesehatan, mengkonsumsi bawang putih juga tidak boleh terlalu banyak. Sehari paling banyak 3 siung . Karena kalau terlalu banyak bisa menimbulkan diare, kentut, rasa sebah di perut, demam dan pendarahan lambung.
Hanya saja bawang putih juga punya sisi yang kurang menyenangkan, yaitu bagi yang mengkonsumsi bawang putih mentah, bisa menimbulkan bau badan dan bau mulut. Komponen bawang putih yang terserap melalui aliran darah dikeluarkan melalui keringat melalui pori-pori, akan menimbulkan aroma tak sedap. Untuk menghindari aroma tersebut sebaiknya bawang putih dimasak . Entah di tumis, digoreng atau direbus. Memang kandungan gizi bawang putih agak sedikit berkurang bila dimasak, tetapi kehilangannya tidak terlalu banyak kok. Jadi ketika kita sering menyantap bawang putih melalui nasi goreng dan masakan lain, tanpa kita sadari kita sudah mengkonsumsi obat dan berbagai manfaat untuk mencegah penyakit.
(SR, dari berbagai sumber)





Comments
Terima kasih dengan membaca artikel bawang putih pwengetahuanku ,makin bertambah.
wassalam
RSS feed for comments to this post