Monday, February 06, 2012
   
Text Size

Menyongsong Sebuah Harapan Baru

SriWaktu begitu cepat berlalu. Tiba-tiba saja tanpa terasa kita sudah menjelang masuk tahun 2012. Lalu apa makna setahun berlalu melintasi garis kehidupan kita? Setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda ketika menengok ke belakang. Sebagian orang, merasa tahun 2011 adalah tahun  promosi dan multiplikasi seperti  yang sering dikumandangkan Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo. Terjemahan bebasnya, tahun penuh berkat berlimpah-limpah. Kalau Anda mengartikan berkat yang berlimpah adalah segala sesuatu yang indah seperti pelangi, maka bagaimana dengan tahun yang penuh mendung dan badai ? Bagi orang yang berpikiran positif, tentu akan tetap mempercayai, badai pasti berlalu karena masih ada harapan pada tahun berikutnya.

 

Ketika Iman & Ketaatan Bergandeng Mesra

Sri Rastiti
Pembacaan : Kejadian 22 :1-19

Hampir semua orang Kristen tahu, kisah Abraham, bapa orang percaya itu. Kisah antara ketaatan berpadu dengan iman dari kedua orang tokoh Alkitab, Abraham  dan Ishak anaknya. Iman dan ketaatan mereka menghasilkan penyerahan tota,  dan dampaknya adalah berkat Allah kepada bapak dan anak.
 
Bagaimana mungkin seorang bapak mau mengorbankan anak tunggalnya, untuk dibantai di mezbah  bakaran. Alkitab tidak menulis Abraham marah, complain atau bersungut-sungut. Dia terlalu percaya, Allah tidak akan pernah membuat orang yang dikasihinya itu menderita untuk sebuah kekalahan. Kalau penderitaan diizinkan Allah, pasti berbuntut kemenangan. Buktinya meski perintah Allah kepadanya untuk mengorbankan anaknya Ishak, dia dengan yakin mengatakan kepada bujangnya ketika  mereka berdua mendaki  gunung Moria, “Tinggallah  kamu di sini dengan keledai ini aku beserta anak ini  akan pergi ke sana, kami akan sembahyang, sesudah itu kami akan kembali kepadamu” (Kej. 22:5). Iman dan ketaatan bergandengan mesra dalam kisah ini. Ucapan yang penuh iman itu sesuai yang dikatakan Yesus dalam Alkitab, “Jadilah seperti imanmu.“
 

Bagaimana Menjadi Patriot Kristen?

Andreas
Teks lagu : “Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia, merdeka ….” dst.  Lagu ini selalu terngiang di telinga saya setiap memasuki bulan Agustus !  Indonesia merdeka karena pengorbanan dan semangat juang para patriot melepaskan diri dari penjajahan. 
 
Salah satu agama yang dianut bangsa Indonesia adalah agama Kristen. Agama Kristen adalah agama kasih. Umat Kristen hendaknya memiliki dua arah kasih, yaitu  mengasihi Allah dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri (Mat.22 : 37-39).     Berdasarkan ajaran Alkitab, umat Kristen memiliki dwi kewarganegaraan, pertama : menjadi Warga Negara Sorga (WNS), sesuai dengan kitab Filipi 3:20; dan kedua : menjadi Warga Negara Dunia (bagi bangsa Indonesia : WNI). Karenanya umat Kristen selain wajib mengasihi dan mentaati Kerajaan Sorga, tentunya juga wajib mengasihi dan mentaati Negara kita sendiri, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 

John Sung - Sang Tokoh Kristen

John Sung
Nama, John Sung cukup dikenal dalam kalangan gereja-gereja di Jawa, terutama di kalangan gereja-gereja Tionghoa. Perjalanan pelayanananya di Pulau Jawa membawa berkat yang besar terutama bagi gereja-gereja Tionghoa.

John Sung adalah seorang pekabar Injil Tiongkok pada abad ke-20, yang mengadakan serangkaian kebangunan rohani di Asia. Dapat dikatakan ia adalah seorang pekabar Injil Asia untuk Asia. Itulah sebabnya ia diberi gelar Obor Allah di Asia.

John Sung dilahirkan di desa Hong Chek, Provinsi Fukien, Tiongkok pada 27 September 1901. Nama yang diberikan oleh orang tuanya adalah Ju Un, yang artinya kasih karunia Allah. Ayahnya adalah seorang pendeta Gereja Methodist di desa Hong Chek, tetapi pada tahun 1907 pindah ke Hinghwa sebagai guru pada sebuah Sekolah Alkitab Methodis disana.
 

Ketika Kematian Berarti Kemenangan

Sri Rastiti
Bahwa pada hari ke tiga setelah kematian-Nya di bukit Golgota, Yesus bangkit dan hidup, dan diperingati dalam hari Paskah. Semua orang Kristen tahu dan percaya. Bukan hal baru kalau setiap khotbah Paskah, maka kematian dan kebangkitan Kristus menjadi tema utama. Tetapi tidak banyak yang tahu, bahwa kematian dan kebangkitan Kristus membawa suatu perubahan kehidupan yang sangat signifikan bagi orang percaya. Keajaiban dan mukjizat bukan hanya terjadi saat Yesus Kristus mati dan kemudian hidup lantas naik ke sorga, tetapi mukjizat kebangkitan itu juga tetap dialami oleh setiap orang percaya. Tanpa mengalami  kebangkitan Kristus dalam kehidupan, maka Paskah hanyalah sebuah peringatan rutin  pada hari ibadah, yang biasanya dibarengi dengan telur Paskah. Selesai.
 

Page 1 of 3

News Update

"Mohon dukungan & doanya untuk pelayanan YAMARI thn 2012. Rencana anggaran Rp.530 juta. Rencana penerimaan rutin & non rutin (pengurus & mitra) Rp. 277 juta. Masih diperlukan Rp.303 juta.
Jika Anda terbeban click disini

Sahabat Yamari

Member's Birthday

  • Erdiyanto Lumban Gaol
    birthday will Wednesday, 08 February 2012

Kalender Kegiatan

February 2012
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 1 2 3
Find us on facebook
Retreat Nasional VI
Jubah Pujian

Pilih Bahasa

Renungan Firman

Latest Comments

  • saya sangat berminat utk bergabung dalam persekutu... More...
  • sssiiipppp nian.., :lol: More...
  • saya ingin naxa.,.,.,apakah seorang laki2 yg berag... More...
  • Alangkah terbatasnya kuasa Tuhan Yesus, sampai-sam... More...
  • saya sangat bersyukur membaca dan memperhatikan ap... More...

Shoutbox

Subscribe to sahabatyamari
kesaksian
Konseling & Doa
Pasang Iklan
Google Sitemap Generator Powered by  MyPagerank.Net

Friends Online

Powered by EvNix