Entah mengapa ya, Natal tahun ini saya memikirkan, mengapa Betlehem kota kecil, Maria perawan sederhana, kandang yang hina dan kotor, dan gembala yang adalah rakyat pinggiran telah dipilih Allah mengukir sejarah atas sebuah kelahiran agung, Sang Mesias Yesus Kristus penebus dosa manusia itu? Allah menggunakan mereka yang sederhana berperan penting pada hari jadi Anak-Nya yang tunggal. Pikiran saya yang juga sederhana pun mulai berasumsi ria. Kadang-kadang Allah memang suka melakukan perbuatan besar diawali dengan perkara kecil. Misalnya saat Allah menciptakan manusia, mahkluk mulia ini bukan dari emas, atau perak, tetapi justru dari tanah. Seorang gembala seperti Daud, yang dipandang sebelah mata pun, dijadikan-Nya sebagai raja besar. Siapa tidak tahu nelayan yang rakyat jelata bernama Petrus yang dipilih-Nya sebagai rasul yang namanya berkibar dalam pelayanan pekerjaan Yesus?
Lantas siapa Yesus sendiri ketika masih berada di muka bumi? Anak seorang tukang kayu yang untuk meletakkan kepala-Nya pun tidak ada tempat bagi-Nya. Siapa orang-orang yang hidup di sekitar Yesus? Sebagian besar adalah orang-orang kecil, nelayan, orang miskin, pelacur, dan orang penyakitan. Tentu saja Yesus juga mengasihi orang kaya dan mapan seperti perwira yang hambanya disembuhkan, bahkan Zakheus si pemungut cukai, juga punya tempat di hati Yesus.



Waktu begitu cepat berlalu. Tiba-tiba saja tanpa terasa kita sudah menjelang masuk tahun 2012. Lalu apa makna setahun berlalu melintasi garis kehidupan kita? Setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda ketika menengok ke belakang. Sebagian orang, merasa tahun 2011 adalah tahun promosi dan multiplikasi seperti yang sering dikumandangkan Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo. Terjemahan bebasnya, tahun penuh berkat berlimpah-limpah. Kalau Anda mengartikan berkat yang berlimpah adalah segala sesuatu yang indah seperti pelangi, maka bagaimana dengan tahun yang penuh mendung dan badai ? Bagi orang yang berpikiran positif, tentu akan tetap mempercayai, badai pasti berlalu karena masih ada harapan pada tahun berikutnya.
More Articles...
Page 1 of 4




