
Bahwa pada hari ke tiga setelah kematian-Nya di bukit Golgota, Yesus bangkit dan hidup, dan diperingati dalam hari Paskah. Semua orang Kristen tahu dan percaya. Bukan hal baru kalau setiap khotbah Paskah, maka kematian dan kebangkitan Kristus menjadi tema utama. Tetapi tidak banyak yang tahu, bahwa kematian dan kebangkitan Kristus membawa suatu perubahan kehidupan yang sangat signifikan bagi orang percaya. Keajaiban dan mukjizat bukan hanya terjadi saat Yesus Kristus mati dan kemudian hidup lantas naik ke sorga, tetapi mukjizat kebangkitan itu juga tetap dialami oleh setiap orang percaya. Tanpa mengalami kebangkitan Kristus dalam kehidupan, maka Paskah hanyalah sebuah peringatan rutin pada hari ibadah, yang biasanya dibarengi dengan telur Paskah. Selesai.
Sebuah gereja di Jakarta yang Jemaatnya ribuan orang, selalu memperingati kematian Kristus dan Kebangkitan-Nya melalui perjamuan kudus setiap minggu. Apapun kata orang, tetapi ritual yang dilakukan di gereja tersebut banyak menjawab pergumulan anggota jemaat. Maaf, saya bukan seorang teolog tetapi banyak pendapat yang pro dan kontra mengenai hal ini. Tetapi bagi si sakit yang disembuhkan melalui perjamuan kudus, atau orang yang terjerat hutang lalu menemukan jalan keluar setelah mengikuti perjamuan kudus itu, maka persoalannya terjawab sudah. Teman saya seorang Kristen, sambil tertawa mengatakan “Begitu gampang dengan darah Yesus, semua selesai?”
Bagi yang pernah mengalaminya tentu jawabnya singkat “Ya”. Begitu sederhana. Yesus berkata : “Percaya saja” (Mark. 5:36; Luk. 8:50).
Terkadang kita juga tidak mengerti. Tetapi Alkitab berkata, apa yang saat ini kita terima dengan mudah, melalui kuasa darah Yesus, adalah setelah proses salib yang tak mudah yang dialami Yesus. Tetapi sudahlah. Bagi orang yang mau mengikuti Yesus dan mendapatkan anugerah-Nya melalui kematian dan kebangkitan-Nya, tidak usah berpikir terlalu rumit. Bukankah setelah menerima Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan dalam kehidupan kita, ada Alkitab dan Roh Kudus yang membuat kehidupan ini tidak rumit. Serahkan saja kepadaNya, dan berjalan menurut FirmanNya. Selesai. Begitu mudah? Ya, karena hidup ini memang sudah sulit, jangan ditambah dengan kesulitan jika bisa dipermudah. Semuanya sudah diselesaikan di kayu salib. “Sudah selesai”, ucap Yesus menjelang akhir hayatNya. Dan tidak ada ucapan Yesus yang salah dan tidak digenapi. Karena Yesus tak seperti kita yang sering berkata salah dan ingkar janji. Silahkan pilih, percaya atau tidak, terserah anda. Selamat Paskah. (SR)
Bagi yang pernah mengalaminya tentu jawabnya singkat “Ya”. Begitu sederhana. Yesus berkata : “Percaya saja” (Mark. 5:36; Luk. 8:50).
Terkadang kita juga tidak mengerti. Tetapi Alkitab berkata, apa yang saat ini kita terima dengan mudah, melalui kuasa darah Yesus, adalah setelah proses salib yang tak mudah yang dialami Yesus. Tetapi sudahlah. Bagi orang yang mau mengikuti Yesus dan mendapatkan anugerah-Nya melalui kematian dan kebangkitan-Nya, tidak usah berpikir terlalu rumit. Bukankah setelah menerima Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan dalam kehidupan kita, ada Alkitab dan Roh Kudus yang membuat kehidupan ini tidak rumit. Serahkan saja kepadaNya, dan berjalan menurut FirmanNya. Selesai. Begitu mudah? Ya, karena hidup ini memang sudah sulit, jangan ditambah dengan kesulitan jika bisa dipermudah. Semuanya sudah diselesaikan di kayu salib. “Sudah selesai”, ucap Yesus menjelang akhir hayatNya. Dan tidak ada ucapan Yesus yang salah dan tidak digenapi. Karena Yesus tak seperti kita yang sering berkata salah dan ingkar janji. Silahkan pilih, percaya atau tidak, terserah anda. Selamat Paskah. (SR)




