Thursday, February 23, 2012
   
Text Size

Menyongsong Sebuah Harapan Baru

SriWaktu begitu cepat berlalu. Tiba-tiba saja tanpa terasa kita sudah menjelang masuk tahun 2012. Lalu apa makna setahun berlalu melintasi garis kehidupan kita? Setiap orang mempunyai jawaban yang berbeda ketika menengok ke belakang. Sebagian orang, merasa tahun 2011 adalah tahun  promosi dan multiplikasi seperti  yang sering dikumandangkan Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo. Terjemahan bebasnya, tahun penuh berkat berlimpah-limpah. Kalau Anda mengartikan berkat yang berlimpah adalah segala sesuatu yang indah seperti pelangi, maka bagaimana dengan tahun yang penuh mendung dan badai ? Bagi orang yang berpikiran positif, tentu akan tetap mempercayai, badai pasti berlalu karena masih ada harapan pada tahun berikutnya.

Tetapi bagi orang yang pesimis tahun baru akan disambut dengan harap-harap cemas.Di posisi manapun saat ini Anda berdiri, menyambut tahun 2012 dengan senyum penuh harapan atau sebaliknya dengan asa yang  nyaris punah, waktu terus berjalan. Tetapi bagi orang percaya harapan selalu ada. Karena harapan adalah sebuah janji dari Tuhan Yesus yang teruji. Bukankah  rancangan Tuhan  bukan rancangan kecelakaan, melainkan hari depan yang penuh harapan? (Yeremia 29:11). Bukankah Abraham meskipun  tidak ada dasar untuk berharap maka dia tetap berharap juga, dan itu diperhitungkan sebagai suatu kebenaran? (Roma 4:18).

Harapan adalah milik semua orang yang yang bisa diperoleh secara gratis. Tetapi masalahnya kepada siapa dia berharap. Contoh soal adalah, adakah harapan bahwa negeri ini  bisa terbebas dari korupsi? Adakah harapan seorang suami yang sedang berasyik ria dengan wanita idaman lain akan kembali ke pangkuan istrinya? Adakah harapan bagi tubuh yang sedang digerogoti kanker stadium lanjut bisa sembuh?
Sebenarnya terlepas harapan itu menjadi sebuah kenyataan atau tidak, bukankah lebih baik harapan itu tetap ada, karena ada dasar Firman Tuhan yang  melandasinya. Kalau harapan itu menjadi suatu kenyataan, tentu  akan menuai suka cita. Tetapi kalau harapan itu tidak menjadi kenyataan, seperti yang diinginkan, sebenarnya  tidak perlu kecewa. Karena di balik  semua itu ada rencana Tuhan yang lebih indah dari apa yang diharapkan manusia. Kalimat terakhir ini barangkali ditanggapi orang dengan sinis bagi mereka yang kecewa karena harapan yang kandas. “Ah, kalimat itu hanya angin surga yang dihembuskan dari mimbar gereja.”

Jangankan kita manusia biasa, Sarah–istri Abraham yang disebut Bapa orang beriman pun–harapannya menjadi gonjang ganjing manakala anak yang dijanjikan Tuhan tak kunjung hadir dari rahimnya yang sudah mati haid itu. Dia pun mengucapkan selamat tinggal kepada harapan yang berkepanjangan untuk mencari jalan sendiri yang dikiranya lebih bijaksana dan cespleng. Maka disusunlah sebuah rencana  untuk mewujudkan harapannya yang kabur. Abraham harus punya keturunan, meskipun anak yang lahir bukan dari kandungannya. Seorang hambanya perempuan, Hagar disodorkan kepada Abraham menggantikan dirinya di tempat tidurnya. Tampaknya harapannya itu berhasil, karena Hagar kemudian melahirkan Ismail, bagi Abraham. Bahwa Ismail bukanlah anak perjanjian seperti yang difirmankan Tuhan kepada Abraham, Sarah tidak peduli, sementara Abraham pun oke-oke saja  pada waktu itu. Kemudian bencana terjadi sampai akhir zaman, ketika Ishak anak perjanjian yang menjadi harapan Sara dan Abraham itu lahir. Sejarah berceritera panjang tentang keturunan kedua anak Abraham itu.

Desember adalah bulan terakhir  di ujung tahun, yang juga adalah bulan saat umat kristiani merayakan Natal, kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat. Dialah harapan yang tak kunjung  padam dalam kehidupan dunia yang gelap. Jangan seperti Sara, menepis harapan yang diberikan Allah, dan menciptakan harapan versinya sendiri. Anda pasti bukan yang seperti Sara, karena itu mari kita sambut tahun 2012 dengan harapan baru yang gilang gemilang. Ini bukan sekedar angin surga, tapi sebuah janji yang pasti yang diwujudkan dari sebuah kandang di Betlehem, lebih dari dua ribu tahun yang lalu. Selamat Natal dan Selamat Tahun Baru 2012.

(Sri Rastiti)

 

 
 

Add comment


Security code
Refresh

News Update

"Mohon dukungan & doanya untuk pelayanan YAMARI thn 2012. Rencana anggaran Rp.530 juta. Rencana penerimaan rutin & non rutin (pengurus & mitra) Rp. 227 juta. Masih diperlukan Rp.303 juta.
Jika Anda terbeban click disini

Sahabat Yamari

Member's Birthday

  • hendra wibowo
    birthday will tomorrow

Kalender Kegiatan

February 2012
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 1 2 3
Find us on facebook
Retreat Nasional VI
Jubah Pujian
Panti Rehab

Pilih Bahasa

Renungan Firman

Latest Comments

  • saya sangat berminat utk bergabung dalam persekutu... More...
  • sssiiipppp nian.., :lol: More...
  • saya ingin naxa.,.,.,apakah seorang laki2 yg berag... More...
  • Alangkah terbatasnya kuasa Tuhan Yesus, sampai-sam... More...
  • saya sangat bersyukur membaca dan memperhatikan ap... More...

Shoutbox

Subscribe to sahabatyamari

Visitor Counter


View My Stats
kesaksian
Konseling & Doa
Persekutuan Doa
Google Sitemap Generator Powered by  MyPagerank.Net

Friends Online

Powered by EvNix