
Tanggal 3-14 Pebruari 2011 Tim PI YAMARI (Ev. Agung Minarso & Bpk.Deddy Dantjie) bersama mitra dari Sekolah Alkitab Palangkaraya (SAP), mengadakan pelayanan Pekabaran Injil di 7 desa, yakni desa Tumbang Kalamaei, desa Tumbang Marak, desa Tumbang Paku, desa Tumbang Hiran, desa Kuluk Leleng, desa Panda Nangei dan desa Tumbang Kejamaei, daerah Hulu Sungai Katingan, Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang dilakukan : Kebaktian Kebangunan Rohani, Pemutaran Film Rohani, mendoakan orang sakit, mendoakan orang yang bergumul dengan masalah kehidupan, menyampaikan kesaksian pujian (VG Tim gabungan). Selain itu ada pelayanan mimbar dalam ibadah raya hari minggu di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Filadelfia Palangkaraya, pelayanan di LP Kelas II Palangkaraya, membagikan pakaian layak pakai dan mainan untuk anak-anak yang kurang mampu, memberikan dukungan moril kepada beberapa hamba Tuhan di pedalaman.
Kegiatan yang dilakukan : Kebaktian Kebangunan Rohani, Pemutaran Film Rohani, mendoakan orang sakit, mendoakan orang yang bergumul dengan masalah kehidupan, menyampaikan kesaksian pujian (VG Tim gabungan). Selain itu ada pelayanan mimbar dalam ibadah raya hari minggu di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Filadelfia Palangkaraya, pelayanan di LP Kelas II Palangkaraya, membagikan pakaian layak pakai dan mainan untuk anak-anak yang kurang mampu, memberikan dukungan moril kepada beberapa hamba Tuhan di pedalaman.
Dari 11 kali pertemuan yang diadakan, jumlah yang hadir sekitar 1.270 orang, diantaranya ada 406 orang memperbaharui iman dan 4 orang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Tim YAMARI sangat bersukacita ketika disambut Bapak & Ibu Guyang Piyadan bersama penduduk desa Tumbang Kalamaei yang mempersiapkan acara KKR dan pemutaran film di halaman depan rumahnya dengan membuat tenda. Lokasi desa tersebut sangat dekat dengan Riam Marikit, yang akan dibangun obyek wisata bahari. Penduduk desa setempat merasa dikuatkan imannya dan terhibur ketika mengikuti KKR dan melihat pemutaran film rohani.
Bapak Tjendro bersama istri dan tetangganya bernama Yosep dari desa Marak, percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kemudian minta dibaptis.
Ketika Tim YAMARI hendak meninggalkan desa Kuluk Leleng, Bapak Jayadi yang menampung Tim menangis karena harus berpisah. Mertuanya, Bapak Syukur, dilayani oleh Tim, membuka hati dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kehadiran Tim YAMARI telah menjadi berkat bagi keluarga tersebut.
Berkat khusus dirasakan oleh Ibu Noor dan keluarganya ketika menerima dan menjamu rombongan Hamba Tuhan Tim YAMARI di rumahnya. Ibu Noor menjabat Kepala Desa Pandan Nangei.
Kepala Desa Tumbang Paku bersyukur dengan hadirnya Tim YAMARI beberapa tahun yang lalu, ternyata Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan di daerah Katingan Hulu yang pernah didatangi Tim Yamari, ada perubahan besar dengan dibukanya jalan darat dari Tumbang Samba ke Tumbang Hiran dan sudah sampai di Tumbang Paku.
Para nara pidana yang hadir pada ibadah di LP II Palangkaraya yang dilayani Tim YAMARI merasa rindu, terpanggil serta termotivasi untuk melayani Tuhan apabila nanti keluar dari penjara.
Beberapa hal penting yang kami catat dalam perjalanan pelayanan ke daerah Katingan, a.l. :
Tim YAMARI sangat bersukacita ketika disambut Bapak & Ibu Guyang Piyadan bersama penduduk desa Tumbang Kalamaei yang mempersiapkan acara KKR dan pemutaran film di halaman depan rumahnya dengan membuat tenda. Lokasi desa tersebut sangat dekat dengan Riam Marikit, yang akan dibangun obyek wisata bahari. Penduduk desa setempat merasa dikuatkan imannya dan terhibur ketika mengikuti KKR dan melihat pemutaran film rohani.Bapak Tjendro bersama istri dan tetangganya bernama Yosep dari desa Marak, percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kemudian minta dibaptis.
Ketika Tim YAMARI hendak meninggalkan desa Kuluk Leleng, Bapak Jayadi yang menampung Tim menangis karena harus berpisah. Mertuanya, Bapak Syukur, dilayani oleh Tim, membuka hati dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kehadiran Tim YAMARI telah menjadi berkat bagi keluarga tersebut.
Berkat khusus dirasakan oleh Ibu Noor dan keluarganya ketika menerima dan menjamu rombongan Hamba Tuhan Tim YAMARI di rumahnya. Ibu Noor menjabat Kepala Desa Pandan Nangei.
Kepala Desa Tumbang Paku bersyukur dengan hadirnya Tim YAMARI beberapa tahun yang lalu, ternyata Tuhan turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan di daerah Katingan Hulu yang pernah didatangi Tim Yamari, ada perubahan besar dengan dibukanya jalan darat dari Tumbang Samba ke Tumbang Hiran dan sudah sampai di Tumbang Paku.
Para nara pidana yang hadir pada ibadah di LP II Palangkaraya yang dilayani Tim YAMARI merasa rindu, terpanggil serta termotivasi untuk melayani Tuhan apabila nanti keluar dari penjara.
Beberapa hal penting yang kami catat dalam perjalanan pelayanan ke daerah Katingan, a.l. :
- Mayoritas penduduk adalah penganut kepercayaan Kaharingan, Kaharingan artinya : air kehidupan. Mereka percaya bahwa alam sekitar dirinya itu penuh dengan mahkluk-mahkluk halus atau roh-roh yang menempati tiang rumah, batu-batu besar, pohon, hutan, dsb.
- Pelayanan di Kalimantan Tengah awalnya dirintis oleh RMG (Rheinische Mission Gesellshaft) dilanjutkan oleh BMG (Basler Mission Gesellschaft) tahun 1851 ditepi sungai Barito. Penginjilan dengan cara pendekatan kepada suku Dayak, pertama adalah Dayak Ma’anyan.
- Tantangan dalam pelayanan kali ini : Bpk. Deddy sempat batuk-batuk selama pelayanan, Bpk. Agung sempat sakit perut, dalam perjalanan pelayanan mobil sempat terkunci, saat acara berlangsung sempat hujan lebat.
- Doakan agar dalam waktu mendatang Tim dapat berkunjung kembali ke daerah tersebut dan daerah lainnya.
Kiranya, perjuangan dan jerih lelah yang dilakukan tidak sia-sia. Banyak tuaian yang sudah menguning siap untuk dituai. Apa yang kita perbuat semuanya demi kemuliaan Bapa kita yang di sorga, dan untuk memperluas kerajaanNya di bumi. (Am).







